Pelatih PSS Bagikan Tips Curi Poin di Markas Persipura Jayapura

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, enggan memendam rahasia miliknya saat mencuri poin dari markas Persipura Jayapura di laga Shopee Liga 1 2019, Jumat (31/5). Ia langsung membagikan kiat-kiat untuk meraih keberhasilan itu.

PSS Sleman tertinggal terlebih dahulu melalui gol Titus Bonai pada menit ke-17. Penyerang asal Ukraina, Yevhen Bokhasvili, berhasil memaksa pertandingan berakhir 1-1 lewat golnya di menit ke-74. PSS terhindar dari kekalahan perdana.

Seto secara detail memberikan penjelasan mengenai strategi yang dijalankan pemainnya dengan baik. Pada 20 menit pertama, timnya lebih banyak tertekan oleh Persipura. Namun, mereka dapat bangkit bahkan menyamakan kedudukan.

“Saya antisipasi dari awal dengan melihat permainan mereka saat di Maguwoharjo dalam uji coba. Kami minim peluang, tapi setelah kemasukan lebih banyak improvisasi pemain. Dua gelandang bisa melakukan kreasi peluang lebih banyak. Babak kedua juga demikian semula 4-2-3-1 menjadi 4-3-3,” terang Seto Nurdiyantoro setelah pertandingan, Jumat (31/5/2019).

“Itulah mengapa kami kurang greget di 20 menit awal. Tapi bangkit kemudian sampai akhir pertandingan. Berbeda ketika Persipura main di Sleman, mereka sangat dominan,” imbuh pelatih berusia 45 tahun ini.

Mayoritas pemain PSS dapat bermain secara spartan meladeni anak asuh Luciano Leandro. Terutama pada paruh kedua, Kushedya Hari Yudo dkk. seperti tidak kehabisan tenaga walau diterpa kelelahan saat tiba di Jayapura.

Seto Nurdiyantoro mengaku timnya membatalkan puasa selama di Jayapura. Jadwal bertanding dan saat menjajal lapangan Stadion Mandala, Jayapura diakuinya sangat berdekatan dengan berbuka puasa.

“Kemarin sore saya sampaikan ke semua pemain bahwa silahkan yang tetap puasa bisa mendapatkan kekuatan dan yang tidak puasa juga mempunyai kekuatan. Kami membatalkan puasa di jalan, karena buka di sini pukul 15.30 yang sangat mepet,” ujar Seto.

“Sebenarnya hal itu soal motivasi dan kepercayaan diri pemain. Kemauan dan motivasi yang membuat kami bisa mengatasi hal tersebut,” imbuh pelatih PSS Sleman tersebut.