KPK menjawab tuduhan BPN Prabowo-Sandiaga soal seolah menutupi simbol terkait Pilpres pada ‘cap jempol’ di amplop yang disita saat OTT Anggota DPR Bowo Sidik Pangaroso. KPK mengatakan keberadaan ‘cap jempol’ di amplop yang diduga untuk serangan fajar itu tidak terkait materi perkara dugaan suap. “KPK menganggap hal itu tidak material dari sisi fakta-fakta penegakan hukum antikorupsi,” kata